Kata Mereka, Pikirkanlah.

Provided by the web design Internet guide.

Saturday, May 9, 2009

Energi Dan Keteraturan

Bayangkan sebuah gula batu yang dapat menyatukan diri kembali setelah dilarutkan. Hal itu tidaklah mustahil, tapi kemungkinan hal itu terjadi luar biasa kecilnya. Meskipun demikian, proses-proses mustahil seperti itu tampaknya terjadi sepanjang waktu pada makhluk hidup. Hai ini dikarenakan makhluk hidup (tidak seperti semua jenis zat lainnya) dapat meggunakan energi untuk menjadi semakin teratur seiring berlalunya waktu.

Organisme-organisme mikroskopik yang disebut diatom menunjukkan betapa berartinya beberapa proses semacam itu. Diatom hidup di air da menyokong hidupnya sendiri dengan cara membuat selubung sarat hiasan yang terbuat dari silika (mineral yang digunakan untuk membuat kaca). Di air, kadar silika seringkali sangatlah rendah (hanya beberapa bagian per juta) yang jauh lebih rendah daripada kadar gula dalam ssecangkir kopi. Namun bagaimanapun juga, diatom berhasil mengumpulkan silika yang tersebar itu dan membentuknya dengan cara yang amat kompleks.

Sepintas lalu, proses ini seolah melanggar sebuah prinsip fisika yang penting (hukum kedua termodinamika). Hukum ini menyatakan bahwa setiap kali energi diteruskan atau ditransformasikan, sebagian diantaranya selalu berubah menjadi bentuk yang tidak dapat digunakan. Sebagian hasilnya, ketidakteraturan selalu cendurung mengalami peningkatan. Dalam istilah fisika, entropi sistem peningkatan.

Kekuatan Pendorong
Hukum-hukum fisika berlaku untuk semua jenis zat, jadi bagaimana bisa diatom (dan juga makhluk hidup lainnya) berhasil menjungkirbalikkan hukum tersebut?jawabannya adalah sebenarnya mereka tidak melanggarnya. Jika dipandang secara terpisah, satu diatom tentunya menjadi semakin teratur, tapi itu hanyalah sebagian saja dari cerita utuhnya. Dilihat secara keseluruhan, diatom dan lingkungannya menjuadi semakin tidak teratur seiring berlalunya waktu, sebab energi dan bahan-bahan mentah pada akhirnya menjadi semakin terpencar. Diatom dapat terus tumbuh dan bereproduksi semata karena suplai baru energi tiba sepanjang waktu, dalam bentuk sinar matahari. Jika suplai energi itu terputus, diatom akan mati dengan cepat dan ketidakteraturan pun segera menyusul.

Apa yang berlaku untuk diatom, berlaku pula untuk semua makhluk, tidak peduli apa sumber energinya. Kehidupan laksana mesin: tanpa suplai energi terus menerus, pada akhirnya kehidupan pun terhenti.

Hidup Dari Cahaya (Energi Matahari)

Setiap tahun bumi menerima cukup energi matahari untuk mempertahankan kehidupan umat manusia selama kira-kira 30.000 tahun. Sebagian kecil energi tersebut (sekitar 1%) ditangkap oleh tumbuhan, dan dengan demikian terciptalah mata rantai pertama dalam permainan estafet ekologi yang menyediakan energi bagi kehidupan.

Tumbuhan memanfaatkan energi matahari melalui proses fotosintesis, yang berarti 'menyusun dengan bantuan cahaya'. Secara kimiawi, fotosintesis amatlah rumit, tapi hasil akhirnya sederhana : dua zat anorganik (karbon diksida dari udara dan air dari tanah) berkombinasi menjadi senyawa-senyawa organik sarat energi. Senyawa-senyawa tersebut menyusun jaringan tumbuhan dan mendorong pertumbuhan. Energi senyawa-senyawa tersebut kemudian dioperkan ketika tumbuhan dimakan.

Tumbuhan bukanlah organisme pertama yang mengembangkan fotosintesis, tapi tumbuhan telah menjadi pelaksana yang paling penting dari cara hidup seperti itu. Tumbuha menghasilkan sekitar 100 miliar ton senyawa kaya energi setiap tahun (makanan yang pada akhirnya menjadi bahan bakar sebagian besar kehidupan di bumi).



Makanan Hasil Operan
Ditilik dari segi energi, fotosintesis membuat tumbuhan spenuhnya berswasembada. Untuk bertahan hidup, yang diperlukan tumbuhan hanyalah cahaya dan suplai bahan-bahan mentah sederhana. Sebagian besar bentuk kehidupan yang lain (termasuk hewan) agak berbeda, sebab mereka memperoleh energi dengan cara memecah zat organik. Jika tidak ada pembuat zat organik itu terlebih dahulu, maka pemecah zat organik pun tidak akan ada. Perbedaan mendasar tyersebut menmbagi mekhluk hidup menjadi dua golongan, yaitu autotrof dan heterotrof. Autotrof mengumpulkan energi secara langsung, sedangkan heterotrof mengumpulkan energi hasil operan, baik dari autotrof maupun dari sesama heterotrof.

Kehidupan Dalam Gelap
Ada sedikit kehidupan di bumi yang kehidupannya tidak bergantung pada cahaya. Disemburan-semburan vulkanik dasar laut, gua, dan mata air panas, beberapa jennis bakteri memperoleh energi dan bahan mentah langsung dari zat-zat kimia yang terlarut di air. Jika matahari mendadak berhenti bersinar, organisme-organisme primitif tersebut mungkin akan menjadi satu-satunya makhluk hidup yang dapat bertahan.

Tuesday, May 5, 2009

Nitrogen

Sesuatu Di Udara

Para awak sebuah kapal yang karam tersiksa oleh rasa haus, padahal mereka dikelilingi oleh samudra luas. Jika kamu ganti air tawar dengan nitrogen, maka kamu bisa memperoleh bayangan tentang situasi yang dihadapi tumbuhan dan hewan sewaktu mereka berusaha memperoleh suatu unsur yang sangat penting.

Nitrogen adalah bahan esensial (mutlak diperlukan) bagi protein dan asam nukleat (moleku-molekul yang besar dan sangat kompleks yang ditemukan pada semua makhluk hidup). Sebanyak 4/5 atmosfer terdiri atas nitrogen, sehingga tidak pernah terjadi kekurangan nitrogen. Akan tetapi, ajibnya, ternyata hewan dan tumbuhan tidak pernah mengevolusikan cara-cara mengeksploitasi nitrogen secara langsung. Mereka baru dapat meggunakan nitrogen setelah unsur tersebut difiksasi atau dikonversi menjadi senyawa nitrogen.


Salah satu cara fiksasi nitrogen adalah melalui sambaran petir. Kilat meningkatkan suhu udara sebanyak ribuan derajat, menyediakan cukup energi untuk membuat nitrogen dan oksigen berkombinasi. Hujan lalu membawa senyawa nitrogen itu ke tanah. Akan tetapi, untuk kehidupan secara umum, pemfiksasi nitrogen paling penting adalah sekelompok kecil bakteri yang sangat terspesialisasi. Tanpa bakteri-bakteri itu, lenyaplah nitrogen yang dapat digunakan, dan tanpa senyuawa nitrogen sebagian besar kehidupan pun akan terhenti.

Tamu Yang Tahu Diri
Pemain-pemain kunci dalam siklus nitrogen tersebut hidup dengan dua cara berbeda. Sebagian di antaranya hidup bebas di tanah dan di air, tapi sebagian besar hidup bergandengan dengan tumbuhan. Bakteri jenis kedua itu hidup pada atau di dalam akar tumbuhan inangnya. Bakteri menyediakan nitrogen dalam bentuk yang bisa digunakan bagi tanaman inangnya, dan sebagai balasannya inang menyediakan makanan yang kaya energi dan lingkungan yang aman bagi bakteri. Dan ketika tumbuhan dimakan hewan, nitrogen pun berpindah “tangan”.

Di berbagai belahan dunia, kurangnya nitrogen yang dapat digunakan merupakan salah satu faktor utama yang menghambat pertumbuhan tanaman (faktor lainnya adalah kurangnya fosfor). Seperti yang telah ditemukan para petani dan ekolog, ketika salah satu faktor pembatas itu mendadak dilenyapka, (misalnya dengan menambahkan pupuk buatan) hasilnya sungguh spektakuler. Akan tetapi, ternyata penggunaan pupuk juga dapat menyebabkan masalah-masalah lingkungan yang sulit dipecahkan.

Pergerakkan Zat

Ada lebih dari 90 unsur kimiawi yang ditemukan secara alamiah di bumi. Namun hanya sekitar dua lusin dari unsure tersebut yang esensial (mutlak diperlukan) bagi kehidupan. Elemen-elemen tersebut terus-menerus melalui siklus antara makhluk hidup dan tak hidup, menuruti jalur-jalur yang dikenal sebagai siklus biogeokimia. Beberapa bagian dari siklus tersebut selesai dalam sekejap, sementara bagian-bagian lain memakan waktu jutaan tahun.

Kunci Karbon
Unsur-unsur esensial kehidupan laksana kantong yang isinya sangat bercampur aduk. Tercakup di dalamnya adalah logam-logam seperti besi, tembaga, kromium, dan seng, juga nonlogam seperti belerang, klorin, dan yodium. Makhluk hidup hanya menggunakan sebagian besar unsur itu dalam jumlah sangat sedikit. Tapi ada empat unsur yang diperlukan dalam jumlah besar. Empat unsur itu mencakup tiga jenis gas (hidrogen, oksigen dan nitrogen) dan karbon (Karbon mendominasi kimia kehidupan. Hal ini disebabkan atom-atomnya memiliki kemampuan luar biasa untuk berikatan, akibatnya karbon dapat membentuk jutaan macam molekul yang masing-masing berbeda sifat kimiawinya)yang merupakan unsur kunci kehidupan.

Persediaan karbon bumi terbagi menjadi empat tempat penyimpanan, yaitu kerak bumi, laut, atmosfer, dan makhluk hidup. Karbon paling banyak terdapat di kerak bumi dan paling sedikit di atmosfer. Karbon di atmosfer beratnya hanya sekitar 650 miliar ton. Tumbuhan perlu menyerap karbon dioksida dari udara sewaktu tumbuh, dan hewan mengeluarkan zat itu sewaktu bernapas. Keduanya memutar keseluruhan persediaan karbon di atmosfer kira-kira sekali setiap 4,5 tahun.

Deposito Jangka Panjang
Ketika hewan bernapas, karbon dioksida berpindah dalam sejkejap dari satu bagian siklus karbon ke bagian lainnya. Akan tetapi, ketika sisa-sisa makhluk hidup dikuburkan, karbon yang dikandungnya dapat diubah menjadi bahan bakar fosil dan terkunci di luar siklus dalam jangka waktu yang luar biasa panjang. Penyimpanan karbon macam ini mirip dengan rekening bank dengan uang yang lebih banyak ditabung daripada ditarik selama jutaan tahun. Akibatnya, ada lebih banyak karbon di dalam bahan bakar fosil daripada semua makhluk hidup yang ada saat ini.

Setidaknya, begitulah yang terjadi sebelum ada campur tangan manusia. Dengan membakar bahan bakar fosil, manusia mempercepat aliran balik karbon dari kerak bumi ke udara. Kita memompakan karbon dari tempat penyimpanan terbesarnyake tempat penyimpanan terkecilnya. Proses ini mengalami peningkatan laju besar-besaran selama 200 tahun terakhir, dan akibat-akibatnya pun mulai tampak pada saat ini.

Makanan Sehat

Makanan mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap tubuh, jiwa, emosi dan akal. Kalau seseorang tidak memperoleh makanan dalam waktu yang lama, 20 jam umpamanya, badannya menjadi letih, penat dan lesu. Jiwanya lemah dan pesimis. Otaknya lembab dan kuasa fikirannya menurun. Emosinya terganggu menyebabkan ia menjadi pemurung , perakus dan pemarah. Bila mendapat makanan, tiba-tiba dia berubah menjadi cerdas, lincah, bersemangat, riang dan gembira. Begitulah besarnya pengaruh makanan terhadap fizikal, spiritual, mental dan emosi.

Pun begitu, terdapat berbagai jenis makanan. Ada yang cepat memberi kesan terhadap kecerdasan otak, ada yang lambat. Tugas kita ialah memilih makanan yang terbaik. Makanan terbaik ialah makanan yang halal, seimbang, bergizi dan teratur.

Makanan seimbang ialah makanan yang mengandung kesemua bahan makanan yang diperlukan oleh otak dan tubuh supaya dapat berfungsi dengan sempurna. Ia terdiri dari tujuh kumpulan makanan yaitu protein, karbohidrat, vitamin, lemak, mineral, air dan serat. Tanpa keseimbangan makanan, fungsi sel-sel dalam otak dan organ tubuh badan akan terganggu.

MAKANAN UNTUK KESEHATAN BADAN DAN KEPINTARAN AKAL

1) KARBOHIDRAT
Memberikan tenaga kepada seluruh badan termasuk otak. Sumbernya ialah nasi, roti, sayur - sayuran, madu, gula, buah-buahan seperti kentang, keledek, pisang dan lain-lain.

2) PROTEIN
Perlu untuk KESEHATAN OTAK KESELURUHANNYA. Berperanan menumbuh, membentuk, membesar dan mengantikan sel-sel yang rosak. Sumbernya ialah tahu, kacang dan lain-lain.

3) LEMAK
Membekalkan tenaga kepada badan. Sumbernya ialah minyak makan, lemak nabati.

4) AIR
Merupakan bahan utama semua benda hidup. Air berfungsi mengeluarkan kekotoran, membersih dan mengalir darah serta zat makan ke seluruh badan. Seterusnya MENGEKALKAN KESIHATAN OTAK. Kita mudah dihinggapi penyakit, gangguan emosi dan gangguan sistem pencernaan sekiranya kekurangan air. Seelok-eloknya minumlah air mati (jarang/masak/putih) sebanyak 8 gelas sehari. Sebelum tidur, cukupkanlah bilangan air yang perlu diminum.

5) MINERAL
Untuk aktiviti saraf dimana otak merupakan teraju utamanya. Sumbernya ialah sayur - sayuran.

6) VITAMIN
Semua vitamin A,B,C,D,E dan K diperlukan.

Vitamin A

Menguatkan deria penglihatan dan pendengaran, menguatkan tenaga dan urat saraf serta melicinkan pernafasan. Sumbernya ialah sayur-sayuran, buah-buahan.

Vitamin B
Membantu pembakaran makanan yang lebih efektif untuk kesihatan badan. Sumbernya ialah sayur-sayuran, bijirin, buah-buahan segar, beras dan kacang.

Vitamin C
Penguat sistem ketahanan badan, meningkatkan kesihatan mata dan kulit, meninggikan daya tumpuan seterusnya engurangkan khayalan semasa proses pembelajaran. Sumbernya ialah sayur-sayuran dan buah-buahan.

7) SERAT
Melicinkan sistem pencernaan dan pembuangan najis. Gangguan pada sistem pencernaan menyebabkan kehilangan daya tumpuan, kelemahan fikiran dan gangguan perasaan. Kesemuanya ini menjejaskan potensi otak dan ingatan. Sumbernya ialah sayur-sayuran dan buah-buahan.

ZAT-ZAT MAKANAN UNTUK KEKUATAN INGATAN

Menurut penyelidikan saintifik terkini, terdapat beberapa zat makanan yang dapat membantu meningkatkan kekuatan memori. Bahan -bahan tersebut ialah Choline, Lesithin, Vitamin E, Asid Glutamik, Kalium Fosfat, Magnesium Fosfat dan Silika.

Choline ialah sejenis asid amino. Boleh diperolehi dari kacang soya, bunga kobis, kacang pistachios.

Lesithin didapati kacang soya.

Vitamin E terdapat dalam sayuran hijau, toge, minyak kelapa sawit dan bijirin seperti jagung, beras, tepung gandum penuh(wholemeal).

Asid Glutamik terdapat dalam kacang soya terutamanya.

Kalium Fosfat, Magnesium Fosfat dan Silika boleh diperolehi dengan menggunakan ubat-ubatan dari sistem perubatan biokimia.


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com and Archithings. Powered by Blogger